Minggu, 21 Mei 2017

Family is a team

Hari ini, (ahad, 21/5/2017) saya dan istri menghadiri acara Modern Islamic Parenting di Hotel Ratu Serang yang digagas oleh Lembaga Amil Zakar Harfa Banten yang bekerja sama dengan Sekolah Islam Terpadu Widya Cendekia. Dari rangkaian kegiatan yang seru dan unik ini saya mendapatkan inspirasi besar tentang membuat team dalam keluarga. Family is a team, keluarga adalah sebuah tim. Jumlah personil dari Keluarga Gen Halilintar tersebut berjumlah 13 orang. Yang yerdiri dari sebelas anak, ayah dan ibu. Semua pekerjaan rumah tidak memerlukan pembantu, melainkan dikerjakan oleh mereka sendiri. Ada yang bertugas masak, ada yang nyuci baju, ada yang nyampu dan ngepel, ada juga yang menjadi pembantu umum. Semua anak dapat bekerja sama dengan baik untuk mewujudkan cita-cita bersama.

Menariknya, semua pekerjaan rumah yang ditekuni tersebut bisa menjadi usaha dan bisnis yang cukup bagus. Misalnya yang berperan sebagai juru masak memiliki usaha catering, di bidang loundry punya bisnis loundry ada juga yang jago marketing buku, music, film dan lain-lain. Intinya semua potensi yang dimiliki anak dikembangkan di rumah dengan membuat tim. Keluarga Gen Halilintar bukan orang biasa-biasa saja, tapi gaya hidup mereka justru kelas menengah atas. Jalan-jalan ke luar negeri, shopping, traveling, dll. Tapi giliran beresin rumah mereka ga butuh pembantu, mereka kerjakan sendiri. Untuk merawat anak ga butuh baby sitter, mereka rawat sendiri padahal mereka punya banyak uang. Ini menunjukkan bahwa meskipun kita hidup di zaman modern namun jika kita mampu mengarahkan dan memberi teladan kepada anak untuk membangun visi dan misi kesuksesan keluarga.