Sudah tiga tahun silam yang lalu awal-awal ku masuk di kampus jingga, IAIN ”Sultan Maulana Hasanuddin“ Banten, tak jauh berbeda keelokan namaku tercatat sebagai anggota LDK ”UF“. Hampir pupus memori ingatan ini mengulang masa-masa itu dalam skeneario cerita di lembaran awal ku singgah di kampus ini. Namun kan kucoba urai kembali kenangan masa itu, untuk mengenang jejak-jejak kehidupan di masa lalu.
Testing penerimaan mahasiswa baru usai ku lakukan di kampus ini, yang pada saat itu diikuti seribu lebih calon mahasiswa yang mendaftarkan diri sebagai peserta test masuk. Beberapa pekan kemudian, Alhamdulillah, terpampanglah nama kepanjanganku beserta nomor peserta test di papan pengumuman tepat di depan gedung rektorat samping kanan. Rasa senang dan gembira kian menyatu menjadi kebahagiaan yang tak terkira kala itu sebagai pejuang yang lolos dari halang rintang hingga kemudian menjadi mahasiswa di jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Akan tetapi, perjuangan itu tidak cukup sampai di sana, melainkan meski ikut serta juga dalam program orientasi kampus yang merupakan program wajib untuk mahasiswa baru ataupun mahasiswa lama yang belum mengikutinya.
Orientasi pengenalan kampus yang diselenggarakan saat itu bernama OPEKA’07 (Orientasi Pengenalan Akademik tahun 2007). Dengan hati bertanya-tanya dan rasa penasaran ingin mengetahui kampus yang tengah ku duduki saat itu lebih jauh lagi, baik dari segi akademis, letak geografis maupun seluruh organisasi atau unit kegiatan mahasiswa yang terdapat di dalamnya, dan akhirnya bersegeralah ku berniat untuk mendaftarkan diri sebagai peserta OPEKA’07 yang kemudian disambung dengan persiapan segala persyaratan dan kebutuhan hingga waktu pelaksanaan tiba.
Cikal bakal ku tahu UKM LDK “UF“ telah nampak ketika mengikuti program orientasi itu. Hari demi hari kulalui dengan penuh penghayatan hingga datang saat-saat yang menggembirakan dan dinanti-nantikan, yaitu tatkala seluruh organisasi dan unit kegiatan mahasiswa menunjukkan kehebatan dan kebolehannya di depan peserta OPEKA’07 yang mengundang mahasiswa baru untuk bergabung di dalamnya. Namun dari sekian banyak organisasi dan UKM yang tampil di atas pentas, ada satu UKM yang mampu menggetarkan jiwaku akan pesona dan paras wibawa para organisatornya.
MC pun memanggil mereka dengan suara menggema dan penuh kesemangatan di Auditorium yang sesak akibat penuhnya peserta. Kemudian mereka bergegas merasuk ke dalam Auditorium itu dengan barisan yang rapi dan teratur bagai prajurit yang siap bertempur di medan perang perjuangan. Sang protokol langsung mengambil alih acara dan memandu dari mulai pembukaan, perkenalan, penampilan-penampilan kreatifitas mereka hingga tanya jawab. Dan yang paling berkesan dan cukup memikat hati dari penampilan-penampilan itu adalah kreasi Nasyid yang seakan-akan hati ini terseret untuk bergabung dalam pementasan itu. Ternyata UKM itu bernama Lembaga Dakwah Kampus “Ummul Fikroh“ IAIN “SMH“ Banten.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar