Waringinkurung, pesta demokrasi (Pilkades) di desa Melati kecamatan Waringinkurung Serang-Banten telah usai dilaksanakan pada hari Minggu (28/04/2013) di halaman depan SDN Nagreg Melati. Sebuah agenda penting dalam rangka menentukan dan memilih wajah baru pemimpin di Desa tersebut oleh seluruh masyarakat yang sudah memiliki hak suara. Dalam pelaksanaannya, acara yang menghadirkan hampir seluruh warga Melati ini terlihat aman dan tertib sesuai dengan harapan.
Tanpa ada kendala yang berarti hingga berakhirnya penghitungan. Sebagaimana yang disampaikan oleh Camat Waringinkurung, Drs. Ajat Sudrajat, M.Si. di dalam sambutannya agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan kondusifitas oleh seluruh masyarakat. “Mari kita sama-sama sukseskan acara ini dengan selalu menjaga keamanan dan kondusifitas oleh seluruh masyarakat desa Melati” ungkapnya dihadapan seluruh warga. “Dan silahkan memilih calon pemimpin yang terbaik tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Ingat, memilihnya hanya 5 menit, tapi terasanya selama 6 tahun ke depan” imbuhnya.
Tanpa ada kendala yang berarti hingga berakhirnya penghitungan. Sebagaimana yang disampaikan oleh Camat Waringinkurung, Drs. Ajat Sudrajat, M.Si. di dalam sambutannya agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan kondusifitas oleh seluruh masyarakat. “Mari kita sama-sama sukseskan acara ini dengan selalu menjaga keamanan dan kondusifitas oleh seluruh masyarakat desa Melati” ungkapnya dihadapan seluruh warga. “Dan silahkan memilih calon pemimpin yang terbaik tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Ingat, memilihnya hanya 5 menit, tapi terasanya selama 6 tahun ke depan” imbuhnya.
Pada pukul 10.00 WIB, para warga semakin berdatangan hingga memadati jalan utama dan samping kiri dan kanan lapangan yang luas itu. Para pedagangpun terus berdatangan ikut serta dalam meramaikan acara yang spektakuler ini, namun cukup menegangkan bagi para calon yang duduk manis di panggung depan. Para calon tersebut adalah Halusi, yang bernomor urut 1 dengan warna bendera biru, Muhtini, yang bernomor urut 2 dengan warna bendera kuning, Mahmudi, S.Kom., yang bernomor urut 3 dengan warna bendera merah, Saifuddin, yang bernomor urut 4 dengan warna bendera hijau dan merupakan incumbent pada pencalonan ini.
Pertarungan hebat keempat calon tersebut dalam bentuk penghimpunan suara terbanyak dari warga, tidak sampai menimbulkan kisruh atau kerusuhan, sehingga berjalan lancar dan tanpa kendala yang berarti sampai tiba waktu penghitungan. Detik-detik sebelum penghitungan selesai, suasana semakin menegang hingga waktu menunjukkan pukul 14.30 WIB. Walhasil, perolehan suara terbanyak pada Pilkades untuk periode 2013-2019 ini jatuh pada Halusi, yang memperoleh 638 suara. Sedangkan yang menempati posisi kedua adalah Saifudin, 332 suara, posisi ketiga ditempat Muhtini, 323 suara, dan yang posisi terakhir ditempat Mahmudi, 176 suara. Dengan demikian, kemenangan diraih oleh Halusi, dengan nomor urut 1 yang merupakan usungan dari kampung Gurait untuk Melati seluruhnya.
Sesudah berakhirnya pengumuman hasil pilkades tersebut, satu persatu warga mulai meninggalkan lokasi pemilihan. Keamanan dan ketertiban masih terlihat di kerumunan orang hingga sore menjelang. Ketua pelaksana pilkades, H. Lily merasa senang kendati tidak ada hal-hal yang mengganggu jalannya acara ini. “Al-hamdulillah, acara ini berjalan dengan aman, tanpa ada hal-hal yang mengganggu jalannya acara ini” Ungkapnya saat ditemui di Kp. Gurait. “Hal ini, karena Desa Melati banyak orang berpendidikan yang mudah untuk diarahkan, dan yang terpenting mereka tidak menginginkan untuk berbuat hal-hal yang merugikan bersama” imbuhnya sambil tersenyum simpul. Semoga dengan munculnya sosok muda untuk kepemimpinan Melati ini dapat membawa perubahan yang signifikan untuk kemajuan desa.
Pertarungan hebat keempat calon tersebut dalam bentuk penghimpunan suara terbanyak dari warga, tidak sampai menimbulkan kisruh atau kerusuhan, sehingga berjalan lancar dan tanpa kendala yang berarti sampai tiba waktu penghitungan. Detik-detik sebelum penghitungan selesai, suasana semakin menegang hingga waktu menunjukkan pukul 14.30 WIB. Walhasil, perolehan suara terbanyak pada Pilkades untuk periode 2013-2019 ini jatuh pada Halusi, yang memperoleh 638 suara. Sedangkan yang menempati posisi kedua adalah Saifudin, 332 suara, posisi ketiga ditempat Muhtini, 323 suara, dan yang posisi terakhir ditempat Mahmudi, 176 suara. Dengan demikian, kemenangan diraih oleh Halusi, dengan nomor urut 1 yang merupakan usungan dari kampung Gurait untuk Melati seluruhnya.
Sesudah berakhirnya pengumuman hasil pilkades tersebut, satu persatu warga mulai meninggalkan lokasi pemilihan. Keamanan dan ketertiban masih terlihat di kerumunan orang hingga sore menjelang. Ketua pelaksana pilkades, H. Lily merasa senang kendati tidak ada hal-hal yang mengganggu jalannya acara ini. “Al-hamdulillah, acara ini berjalan dengan aman, tanpa ada hal-hal yang mengganggu jalannya acara ini” Ungkapnya saat ditemui di Kp. Gurait. “Hal ini, karena Desa Melati banyak orang berpendidikan yang mudah untuk diarahkan, dan yang terpenting mereka tidak menginginkan untuk berbuat hal-hal yang merugikan bersama” imbuhnya sambil tersenyum simpul. Semoga dengan munculnya sosok muda untuk kepemimpinan Melati ini dapat membawa perubahan yang signifikan untuk kemajuan desa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar